Selasa, 08 September 2026

Surat Untukku Di Masa Kecil

Dear Ifraz,

Hey apakabar denganmu ? pasti menyenangkan ya masih bisa tertawa lepas tanpa ada beban, ya aku harap kamu menikmati masa-masamu itu.
Aku tidak bermaksud untuk mengguruimu, aku menulis surat ini sebagai nasehat seorang senior ke junior yang paling aku sayangi yaitu Kamu atau sekarang bisa kusebut Aku. ku harap aku dapat menggubah masa laluku yang dulu supaya tidak berakhir seperti ini. Tidak tidak saat ini aku tidak dalam masa yang sulit atau suram, aku hanya ingin kamu memiliki masa depan yang lebih baik dari aku sekarang, aku yakin bahkan aku saaaangat yakin kalau kamu bisa berbuat sesuatu yang lebih dari orang lain.
Dengarlah kata-kata Mama kamu, janganlah buat beliau bersedih seperti yang pernah aku lakukan dahulu. cobalah mulai sedikit demi sedikit kamu makan sayur, mungkin awalnya tidak enak tapi itu akan bagus untuk pertumbuhanmu kedepan.
Pada saat kamu SD nanti, kamu akan menjadi salah satu anak yang pintar dan sangat dibanggakan sama mama, jangan jumawa! aku bilang seperti ini supaya kamu merubah kebiasaan malas belajar, karena aku yakin jika kamu sedikit berusaha lebih keras kamu akan jauh lebih membanggakan mama dan aku.
Nasehatku untukmu saat SMP, carilah passionmu bro! ya mungkin dimasa itu kita termasuk golongan anak-anak yang 'Nerd' tapi bukan salahku atau salahmu jika kita memang begitu karena kita sama-sama pemalu. aku mohon untuk saat itu rajinlah belajar, bergaulah dengan teman-temanmu. aku tidak menyuruhmu memiliki banyak teman, aku hanya ingin kamu menemukan beberapa sahabat yang akan mengerti kamu. percayalah padaku karena mereka masih bersamaku sampai sekarang. rajinlah berolahraga supaya badanmu bagus karna kelak itu akan membantumu.
Lalu saat kamu SMK, ya aku tidak punya banyak nasehat untukmu karena saat itu aku tidak merasa sesuatu yang salah dengan kita. nikmatilah waktumu disana. nikmati setiap harinya, jangan mengeluh! Disana kamu akan menemukan kebahagiaan dalam masa remaja.
Ya mungkin hanya itu saja nasihatku untukmu, karena saat ini aku sedang menjalani fase menuju kedewasaan. aku berharap dengan nasihat dariku kamu bisa bahagia dengan caramu sendiri :).

Warm regards,
IFRAZ FARHAN

Senin, 08 April 2019

Titik Awal dan Titik Akhir Setiap Orang Berbeda

Salah satu hal yang menjadikan kehidupan kita rumit adalah karena adanya standarisasi atau passing grade yang membuat banyak dari kita memiliki pandangan atas kasta seseorang. Siapapun orang yang memulai pengkotak-kotakan atas kesuksesan oranglain patutnya dikutuk bersama.

Hal itu menjadi penting karena kita terlalu sering mengkomparasikan titik kesuksesan yang telah dicapai oleh si Budi dan si Bento.


Bento, Pemuda berusia 26 tahun lulusan universitas termahal di Indonesia. Sekarang ia memiliki 2 mobil Ferrari hasil adsense dari YouTube dan endorsement brand-brand ternama. Sejak dulu Bento memang dikenal populer dikalangan anak muda karena barang-barang yang ia miliki dari orangtuanya, menjadi keniscayaan melalui fasilitas dan popularitasnya ia bisa menjadi Bento yang sukses, dipanggil stasiun TV swasta, muncul di majalah dan sesekali dipanggil untuk mengisi seminar tentang sosial media.

Sementara itu 500 meter dari komplek tinggal Bento terdapat sebuah kampung yang berisikan kontrakan atau kosan untuk karyawan maupun mahasiswa.


Budi, ia tinggal di salah satu kontrakan tempat para karyawan berpenghasilan UMR di Ibu Kota berkumpul. Budi berasal dari keluarga yang kasta ekonominya di bawah standar (bagi sebagian orang) sempat terancam putus sekolah akibat kurangnya biaya. Ayahnya meninggalkan Budi serta Ibu dan Adiknya untuk berpulang ke hadapan Tuhan yang Maha Esa.

Lalu apakah passing grade kesuksesan seseorang ditentukan oleh sebanyak apa rupiah di rekeningnya? atau sebesar apa fame yang dia dapat?

Banyak yang lupa bahwa fasilitas adalah penunjang, dan hasil dari kerja keras seseorang tidak melulu harus dinilai berdasarkan meterial yang dia hasilkan. Ambil contoh: apakah driver ojek online yang bekerja dari pagi sampai malam bisa diklasifikasikan sebagai bukan pekerja keras berdasarkan meteri yang dihasilkan? Tidak.

Tidak banyak yang melihat bahwa "setiap orang tidak memulai dari titik yang sama" ada yang hanya berjalan untuk bisa menaiki mobil ferarri, ada pula yang harus mempertaruhkan nyawa demi sepiring nasi dan lauk sederhana.

Kamis, 27 Desember 2018

Cuma Bisa Ngomong!

Sebagai orang yang memiliki sisi introvert yang dominan, mengisi waktu luang dengan membaca cerita adalah sesuatu yang paling gue sukai disamping menonton anime atau film box office di bioskop. Tidak banyak hal yang bisa gue lakukan ketika harus bersosialisasi selain alam bawah sadar yang selalu berusaha "how i make a joke about it" setiap bertemu dengan orang baru. Yes, i think im more funny than average people. Funny is always in my bones.

Itu juga yang membuat gue kesulitan ketika harus ngomong sesuatu yang serius, people don't take me seriously. Mereka selalu menganggap gue sedang bercanda, kadang itu bikin agak annoyed sih. Akan selalu sulit untuk merubah pemikiran mereka karena ya mungkin itu bawaan gue yang selalu ingin membuat orang lain tertawa.

Gagalnya gue dalam hubungan asmara mungkin juga disebabkan oleh tidak bisanya pasangan gue membaca emosi pada saat gue serius atau bercanda, pun yang menyebabkan gue lebih temprament karena saat ingin bicara serius, nobody give a shit. Everyone expect me to make a jokes, and sometimes it makes me upset.

Kebiasaan menyendiri dan selalu punya percakapan dengan diri sendiri kadang membuat gue merasa banyak hal yang tidak berjalan dengan semestinya, keanehan orang-orang yang membuat gue ingin mengeluarkan opini tidak pernah bisa tersalurkan.

Tidak jarang hasil dari percakapan dengan diri sendiri menjadi "backfire" dalam gue mengambil suatu keputusan, atau dalam hablum minannas. Tapi gue selalu berusaha tidak konfrontatif terhadap orang lain, gue lebih suka bersikap obyektif dan menghindari konflik.

Setelah menemukan media untuk menyalurkan pikiran gue melalui media podcast, candupun tak terelakan untuk terus membicarakan isi kepala. Terlihat sotoy memang, untuk itu gue selalu bilang bahwa ini adalah media gue dalam menyalurkan keresahan. Benar atau salahnya ya itu murni hasil dari khilaf gue sebagai manusia yang bodoh.

 Lihatlah netizen dengan komentar mereka yang beringas dalam rimba sosial media ini, podcast dan (mungkin) blog ini bisa menahan diri gue untuk menjadi bar-bar sebagaimana warganet pada umumnya yang cuma bisa komentar. kalau gue sih, cuma bisa ngomong.

Selasa, 05 April 2016

Beda Prinsip

Sebagian besar orang menganggap, eh bukan, hampir semua menganggap cewek adalah korban utama dari tindak kriminal perasaan yang lagi ngetrend saat ini yaitu pemberi harapan palsu(php) atau pemberi harapan kosong(phk). Tapi cobalah kita telaah baik-baik apa yang menyebabkan php.

Dari pengamatan gue selama ini, faktor utama terjadinya php adalah perbedaan prinsip dalam mendapatkan pasangan antara cowok dan cewek. Cowok merupakan mahluk yang mengutamakan logika dibanding perasaannya, kebalikan dari cewek. Terus, kenapa faktor ini yang jadi pemicunya? harusnya kan faktor itu menjadi pelengkap satu sama lain? Secara teori iya, secara praktek? Engggaaaaaaa!

Kita ambil contoh mawar(cewek) lagi PDKT sama 3 orang cowok(percaya deh cewek kalo pdkt gak mungkin cuma dengan satu cowok) dengan tingkat ketampanan setara. Gebetan pertama, sebut saja si A udah PDKT dengan si cewek selama kurang lebih 12tahun, si A ini menganggap kalo cewek yang dia suka ini gak perlu status selama rasa saling nyaman udah didapat. Lalu ada si B, yang PDKT selama 5 bulan dengan si cewek. Si B ini udah mulai ada perasaan sama mawar dan dia cuma nunggu moment yang pas buat nembak tapi si B ini memiliki banyak pertimbangan karena takut inilah, itulah dan lain lain. Terakhir si C, cowok yang baru PDKT dengan mawar selama 2 minggu dan kalo gak ada halangan besok katanya mau nembak si mawar.

Menurut lo siapa yang bakalan jadi pacarnya si mawar? Kalo lu sebut si A, loooo salah besarrrrr men. Karena pada kenyataanya si C dengan modal pdkt selama 2 minggu yang akan jadi pacarnya si mawar. Lho, kok?


Pada dasarnya cewek akan memilih siapa yang lebih cepet nembak dia. Mawar akan beralasan kalau si A dan si B adalah tukang php karena gak kunjung nembak dia. Ya meskipun mereka punya alasan buat nunggu waktu yang tepat. Tapi mawar gak akan peduli, yang dia tahu tuhan penyayang umatnya, oooh apaaa yang terjadi terjadilahh yang dia tahu hanyalah menyambungggg nyawaaaa~

Senin, 26 Januari 2015

Tipe orang setelah putus

Mantan. Aduh asli gue bingung gimana ya cara mendeskripsikan kata 'Mantan'. bukan karena gue gak punya mantan, tapi karena gue baru putus :( ah kenapa gue harus nulis ini ya ?? haha ya gapapa lah gue kan juga harus terus konsisten buat nulis blog, ye gak ?.

ada beberapa tipe orang setelah putus :
1. Tipe yang bisa cepet move on
ya tipe yang satu ini emang cepet banget move on setelah putus dari pacarnya, malah saking cepetnya sebelum putus dia udah move on dari pacarnya hiahaha. dari yang gue amati kebanyakan tipe ini adalah player. biasanya orang-orang seperti ini banyak temennya dan mereka gak akan terlalu merasakan kehilangan sang mantan.

2. Tipe yang susah move on
kebanyakan dari tipe ini adalah cewek. karena dari yang selama ini gue amati banyak dari kaum yang susah move on berasal dari cewek. kalo kita dibandingin mungkin persentasenya cowok 20% cewek 70% dan sisa 10%nya si cong hiahahay. biasanya susah move on memiliki sebab, bisa karena hubungan yang emang udah lama terjalin, bisa karena dia terlalu baik, atau karena lo jelek dan mantan lo cakep! nyesel ya? hahaha.

3. Tipe puter balik
yang satu ini sih gak jauh beda sama yang susah move on, bedanya kalo tipe yang susah move on adalah dia akan move on meskipun butuh waktu lama. nah kalo tipe puter balik ini, setelah putus langsung lost contact sama mantannya dan akhirnya memilih hidup yang baru. tapi ketika mantannya tersebut sms/chat ke dia dengan sapaan "hai, apa kabar?" kemungkinan tipe ini akan balikan setelah dihubungi mantan. baaaaah ini mah habis manis sepah...dimakan lagi.

4.Tipe sering ngebandingin mantan.
ini sih tipe yang nyebelin banget kalo di jadiin pacar. kalo lo pacaran sama yang tipe ini, bersiaplah dia akan sering-sering ngebandingin lo dan mantannya dulu. "ih sayang kamu romantis deh, sama kayak mantan aku dulu." tetooooot...selamat anda mendapat jackpot.

jadi intinya, ketika lo baru putus dari pacar lo yang harus lo lakukan adalah bersedih. habiskan jatah bersedih lo, biarkan diri lo mengekspresikan perasaan lo saat itu, habiskan dan bangkit! salam superbubur.



.
.
.
segitu aja kayaknya hehehe, kalo ada yang mau nambahin silahkan tambahin di kolom komentar, nanti kalo bagus bakalan gue masukin ke list diatas hehehe....








Selasa, 06 Januari 2015

Time in a bottle

If I could save time in a bottle
The first thing that I'd like to do
Is to save every day till eternity passes away
Just to spend them with you

If I could make days last forever
If words could make wishes come true
I'd save every day like a treasure and then
Again, I would spend them with you

But there never seems to be enough time
To do the things you want to do, once you find them
I've looked around enough to know
That you're the one I want to go through time with

If I had a box just for wishes
And dreams that had never come true
The box would be empty, except for the memory of how
They were answered by you

But there never seems to be enough time
To do the things you want to do, once you find them
I've looked around enough to know
That you're the one I want to go through time with

Itu adalah lirik dari lagunya Jim Croce yang sempet jadi hits di tahun 1977. kali ini gue bukan mau ngebahas makna dari lirik tersebut, tapi gue bakalan ngomongin soal waktu.

Menurut gue hal yang paling berharga didunia ini adalah waktu, seberapapun uang yang kalian punya gak akan pernah bisa membeli yang namanya waktu, jadi buat gue untuk kalian yang sedang membaca tulisan ini gue sangat amat berterima kasih untuk waktu beberapa menit membaca postingan ini.
ya kalau waktu bisa di ulang mungkin gak akan pernah ada kata "penyesalan datang belakangan" mungkin banyak orang yang berlomba-lomba melakukan dosa sampai mereka menyesal dan akhirnya membeli waktu untuk kembali ke masa mereka melakukan dosa untuk bertobat, neraka dan surga bisa aja kosong ? ya siapa tau.

Berapa kali sih lu merasa ketika lu sampai di suatu titik dimana lu akhirnya bilang "Ah nyesel banget gue udah buang-buang waktu" udah berapa kali ? kalo gue sih udah banyak banget hehe. waktu berlalu cepet banget gila ya..sampe gue bilang ke diri gue sendiri 'Gila ya, tahun ini umur gue 20tahun' gila! banyak banget waktu yang gue sia-siain buat males-malesan, buat stuck dizona nyaman, buat terus ngelakuin hal gak penting, buat nulis postingan ini hahaha.
gue rasa selepas ulang tahun gue yang ke 20, kedepannya gue bakalan ngerasa kalau waktu itu akan lebih cepat berlalu. "Alhamdulillah akhirnya gue nikah, perasaan baru aja kemaren ulang tahun ke 20" ya mungkin itu yang bakalan gue ucap nanti.

Waktu yang dulu sering gue habiskan bareng temen-temen gue bakalan berubah, gue yang saat ini pas pulang kerja buru-buru karena mau cepet maen sama temen akan berubah ke pulang cepet karena mau cepet maen sama anak gue. Dulu gue yang sering ngerengek minta uang jajan ke nyokap bakalan berubah jadi yang dimintain uang jajan sama anak gue kelak. ah waktu emang berlalu cepet banget, gue yang sekarang bisa enak ngabisin uang bareng temen nanti bakalan mikir 2 kali buat ngabisin uang demi anak gue sekolah. dan mungkin aja gue gak akan punya waktu juga buat nulis pepesan kosong di blog kayak sekarang, atau mungkin malah nanti gue bakalan jadi penulis ? lagi-lagi cuma WAKTU yang bisa ngejawab.

Kalo boleh buat memilih mau hidup yang gimana gue mau nanti hidup berkecukupan tanpa kekurangan apapun, punya istri yang sayang sama gue dan keluarga gue, bisa ngurusin keluarga bisa ngurusin anak gue nanti dan yang paling penting dia yang menemani gue sampai kapanpun hingga nanti cuma malaikat maut yang memisahkan kita. terus gue mau punya 2 anak aja, anak pertama laki-laki supaya dia bisa ngejagain adiknya yang perempuan, anak ke 2 perempuan karena gue mau punya anak yang manja ke ayahnya tetapi bisa jadi pribadi yang kuat saat di depan orang-orang. lalu pada saatnya nanti gue mau meninggal lebih dulu dari istri gue, gue gak mau anak-anak gue kehilangan ibunya terlebih dahulu.

oke stop lah makin panjang gue nulis ini semakin banyak waktu kalian terbuang huehehehe.


Rabu, 17 Desember 2014

Cara jadi cowok idaman dimata cewek

Sering gue tanya ke beberapa temen cewek tentang 'gimana sih kriteria cowok lu ?' dan kebanyakan dari mereka menjawab 'hmmm gimana ya, gak ada sih cuma yang penting bisa bikin nyaman.' lalu gue bales 'terus lo gak mau punya pacar yang ganteng ?' 'engga penting sih fisiknya, kalo ganteng tapi gak bisa bikin gue nyaman sama aja bohong'. oke awalnya gue percaya banget sama perkataan mereka soal ini, tapi lama kelamaan setelah gue perhatikan kebanyakan, gue gak bilang semua tapi KEBANYAKAN dari mereka nyatanya memiliki syarat yang sama yaitu :

Paling utama adalah ganteng !. bullshit kalo cewek gak memprioritaskan hal ini, dari cewek yang cakepnya minta ampun sampe yang jeleknya gak ketulungan pasti tampilan fisik menjadi bahan pertimbangan yang paling utama. contohnya ketika cowok ganteng mau kenalan sama cewek di mall, si cowok ganteng cuma perlu samperin si cewek lalu bilang 'hei, kamu keliatan manis, aku boleh minta nomer hpnya gak?' gak perlu pikir panjang si cewekpun akhirnya memberikan nomor hpnya kepada si cowok ganteng tersebut. beda banget kalo misalnya cowok yang tampangnya paspasan(kalo gak mau dibilang jelek) mau kenalan sama cewek disituasi yang sama, si cowok paspasan ini nyamperin si cewek lalu bilang 'hei, kamu cantik deh, boleh minta nomer hpnya gak?' beda sama cowok ganteng yang bakalan dikasih nomer hpnya, si cewek ini pasti memikirkan banyak hal sebelum memberikan nomernya ke si cowok paspasan. dia dalam hati akan bilang 'gilak nih cowok serem banget mukanya, pasti penjahat kelamin deh! aduh takut nih nanti gue diapa2in' akhirnya si cewek bakalan ngejawab 'eh sorry barusan hp gue kecopetan hehe, lu tau copetnya gak? lu pasti kenal dong! jawab gak!!! Security!!! tolong ada copet'. dan pada akhirnya si cowok jelek ini dikira copet.

Pertimbangan kedua, adalah seragam. masih bingung ? maksudnya itu kebanyakan cewek suka sama cowok yang udah berseragam contohnya sih polisi,tentara,pilot,marini,dll. alesan mereka sih standard "ya mereka kan masa depannya udah terjamin". damn! gue paling benci sama orang yang sok tau soal masa depan. seakan akan cowok macam gue yang non-seragam memiliki masa depan yang gak jelas. oke gue gak munafik juga, emang sih mereka yang berseragam "setidaknya" memiliki standard jaminan hidupnya bakalan seperti apa. tapi gue selalu memegang filosofi "selama lu masih pakai seragam, sampe mampus lu gak bakalan kaya" bukan matrealistis, tapi lebih kepada keinginan untuk lebih sukses dengan bebas, oke itu pilihan kalian. eh btw ini kan harusnya lucu kenapa jadi serius begini -_-. buat cewek nih, kalo kalian mau punya pacar yang berseragam, pacaran aja sana sama hansip, toh mereka juga pake seragam, atau sekalian aja sama anak SD biar kalian dikira pedofil hiahaha.

Selanjutnya adalah rasa nyaman. kenapa gue menempatkan ini diurutan ketiga ? cause it was supposed to be here hahahaha. karena rasa nyaman adalah pilihan terakhir bagi para cewek. ya prioritas mereka sih pasti yang ganteng. mangkanya kalo udah ada cowok ganteng dan bisa bikin nyaman si cewek, kiamatlah buat si cowok jelek. karena jika ada cowok ganteng dan cowok jelek yang bisa bikin nyaman seorang cewek, mereka akan memiliki nasib yang berbeda. kalo si ganteng ini bakalan jadi prioritas utama si cewek karna emang gak ada alesan buat nolak si cowok. nah gimana nasib si jelek? ya maksimal sih cuma jadi friendzone aja, cuma bisa deket si cewek ketika dia sedang galau dan butuh temen curhat. lebih sakitnya si cewek ini curhat soal cowoknya. sakitnya tuh di ubun-ubuuuuuun.

Yang terakhir adalah jodoh. ya kalo emang jodoh gimana? mau sejelek apapun masa lu mau nolak apa yang udah digariskan! hahaha. kalian pernah kan ngeliat cowok jelek tapi istrinya cakep macam bidadari ? ya itu cuma ada 3 sebab : 1. Emang jodoh ya terima aja. 2. si cowok jelek tajirnya gak ketulungan. 3. ah paling abis dihamilin tuh jadi terpaksa nikah.